Friday, 5 June 2015

PLTU BARTIM KALIMANTAN TENGAH



PLTU Rimau Disebut Layak Operasional

193

SHARE


FOTO BERSAMA: Sejumlah anggota DPRD berfoto bersama jajaran PLTU Rimau dan PLN Rayon Tamiang Layang. Hingga kini PLTU Rimau masih belum dapat mendukung pelayanan listrik di Kabupaten Bartim. Namun, pembangkit listrik berbahan bakar batubara ini hanya menunggu terbutnya izin layak operasional dari Kementerian ESDM.
FOTO BERSAMA: Sejumlah anggota DPRD berfoto bersama jajaran PLTU Rimau dan PLN Rayon Tamiang Layang. Hingga kini PLTU Rimau masih belum dapat mendukung pelayanan listrik di Kabupaten Bartim. Namun, pembangkit listrik berbahan bakar batubara ini hanya menunggu terbutnya izin layak operasional dari Kementerian ESDM.

Kendala masih belum beroperasinya PLTU Rimau kini menunjukkan titik terang. Berdiri sejak tahun 2009 silam melalui Izin Bupati Bartim No. 295/2009, infrastruktur pembangkit listrik berbahan bakar batubara yang berlokasi di Desa Jaweten, Kecamatan Dusun Timur ini telah rampung 100% dan siap beroperasi.
Hal tersebut terbukti ketika lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bartim menghadiri running test PLTU Rimau. Mesin pembangkit dan fasilitas pendukung lainnya berfungsi dengan baik.
Salah seorang anggota DPRD Bartim, Mardianto mengaku terkesan dengan berfungsinya PLTU Rimau. Menurutnya, hal tersebut menjawab keraguan masyarakat akan keseriusan Rimau Group dalam mendukung distribusi energi listrik di bumi Jari Janang Kalalawah ini. “Pantauan kita di lapangan bersama dengan pihak PLN Rayon Tamiang Layang  ternyata alat PLTU bisa beroperasi,” cetus politisi PDIP ini, Selasa  (24/3).
Menurut Mardianto, PLTU Rimau tidak beroperasi selama ini karena perlu menyempurnakan peralatan mereka melalui uji coba yang dilakukan beberapa kali hingga bisa beroperasi. “Oleh sebab itu pihak menejemen PT Rimau Grup mengundang dewan untuk menyaksikan uji coba running test alat PLTU ini.”
Di tempat yang sama, Site Manager PT Rimau Electric, Tatang mengungkapkan, penyebab utama PLTU Rimau belum dapat mendistribusikan setrum ke PLN Rayon Tamiang Layang dikarenakan pihak manajemen masih menunggu terbitnya Sertifikat Layak Operasional (SLO) yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM).
Padahal, cadangan bahan bakar batu bara PLTU Rimau yang telah disiapkan mencapai 6.000 ton. Jumlah tersebut, menurut Tatang, cukup untuk melayani kebutuhan listrik selama 30 tahun ke depan. “Target operasional PLTU ini kemungkinan tahun depan sudah bisa beroperasi.”
Sebelumnya, setrum PLTU Rimau masih terkendala jaringan yang tidak stabil ketika dilakukan sinkronisasi dengan Gardu Induk Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan. Bahkan,karena terus-terusan molor, Komisi II DPRD Bartim berencana melapor ke Kementerian ESDM. Salah satu agendanya ialah melakukan pemeriksaan kelengkapan izin pihak PT Rimau Electric sebagai pengelola PLTU Rimau.
 Semoga Peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat bersinergi dengan cepat agar dapat mempercepat proses percepatan pembangunan di seluruh Indonesia pada umumnya dan percepatan pembangunan daerah Bartim pada Khususnya.  karna semakin cepat PLTU ini beroprasi maka pembangunan daerah akan semakin cepat dapat di dorong dan pemerintah dapat memikirkan hal lain untuk mempercepat pembangunan.
Semoga rencana pembangunan bisa cepat terlaksana, bisa menopang rencana pembangunan Bartim dan semakin cepatnya terlaksana program ini maka akan mempercepat proses pembangunan dan mengeliatnya investor ke daerah ini. karna perkembangan daerah sangat di pengaruhi oleh ketersediaan listrik, air dan infrastruktur yang baik,  di harapkan di tahun 2015 ini bisa terlaksana dengan kerjasama yang baik dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk pembangunan seluruh daerah Kalimantan. dan ke depan di harapkan adanya terobosan dari pemerintah pusat untuk sarana logistik alternatif bagi pengusaha, pedagang kecil dan menengah untuk proses distribusi barang ke daerah daerah terpencil. serta semoga program percepatan pembangunan untuk mengurangi tingkat kemiskinan di daerah daerah.
 (MG-10/B-12)

Pembangunan PLTU Jaweten Akan ditinjau

Pemkab Bartim bentuk tim peninjau untuk mengetahui persentasi progres pekerjaan
Tamiang Layang - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dilaksanakan oleg PT Rimau Group terus digenjot agar cepat selesai sebelum habis masa Memory of Understanding (MoU) pada 2014 mendatang. Agar pembanguna PLTU jaweten tersebut selesai dalam waktu cepat, Pemerintah Kabuapten Bartim berencana melakukan peninjauan untuk mengukur progres pekerjaan.
“Kita semua berharap pembangunan PLTU cepat selesai. Karena itu Pemerintah akan membentuk tim peninjuan,” kata Zain Alkim, Sabtu  (30/3) akhir pekan kemarin.
Hal ini dilakukan , tambah orang nomor satu di Pemerintah Kabuapten Bartom tiu, pihaknya ingin mengetahui kemajuan atau progres pekerjaan yang telah dicapai oleh pihak perusahaan penambang batu bara itu. 
Selain itu, tambhanya, kita juga ingin mendengar kendala-kendala yang dihadapi oleh pihak erusahaan, sehingga terjadi komunikasi dua arah tentang pembangunan PLTU Jaweten. Keluhan masyarakat dan keluhan pihak investor kiranya bisa ditampung untuk mencari solusi , agar pembanguna PLTU nantinya tidak mubazir.
“Kita harus melihat kondisi riil dilapangan dan kendala yang dihadapi. Karena pembangunan PLTU diharapkan tidak mubazir,” katanya.
Berkenaan dengan niaga listrik PLTU oleh PT PLN Persero nantinya, Zain Alkim juga akan membahas lebih lanjut hingga tingkat pusat. Ia juga meminta masyarakat mendukung wacana pembelian energi listrik dari PLTU oleh PT PLN.
Terpisah, Petinggi manajenen PT Rimau Group, Andi Usman Mappanganro mengatakan, pihaknya kini terus menggenjot pembangunan PLTU di Desa Jaweten Kecamatan Dusun Timur dengan kapasitas 2 X 3,5 Mega Watt (MW) itu. 
“Hingga kini , kita terus mengupayakan pembangunan PLTU secara maksimal dan untuk sebagian mesin telah terpasang, tinga menunggu turbin dab builernya yang kini masih berada di pelabuhan banjarmasin, karena sedang dilakukanpengurusan kepabeanannya,” ungkapnya.
Tambahnya, dalam menyelesaikan pembangunan PLTU tersebut, pihaknya tetap konsekuen. Tetapi, masyarakat juga harus memahami kendala yang dihadapi pihaknya dalam pembangunan PLTU tersebut, karena pembangunan PLTU memerlukan tenaga uap yang bersumber dari air, maka sesuai dengan planning work untuk pemasngan water pipe juga perlu di dukung.
“jika ada pihak masyarakat yang tidak mau membebsakan tanahnya untuk pemasangan water pipe (pipa air), maka kami meminta kesadaraan pihak masyarakat untuk mengerti akan pentingnya pembangunan PLTU,” terangnya.
Jelasnya lagi,kendala yang dihadapi diantaranya masyarakat yang ingin dibebaskan lahannya, namun harganya lahannya sangat tinggi , sedikit banyaknya akan berdampak pada proses pembangunan PLTU, terutama waktu.
Selain itu, ada juga warga masyarakat yang tidak mau lahannya di bebaskan, “Ini akan menjadi kendala yang cukup besar lagi, secara otomastis pembangunan PLTU akan terhambat,” katanya lagi.
Karenanya, pria berkacamat itu mengaharpkan keterbukaan hati masyarakat dalam pembangunan PLTU. Dengan selesainnya pembangunan PLTU, maka krisis energi listrik yang dialami kabupaten Bartim bisa teratasi. (Habibullah)

Thursday, 4 June 2015

Demokrat Meradang Ibas Disebut Terlibat Kasus SKK Migas

Foto: (dok okezone)
Foto: (dok okezone)
JAKARTA - Partai Demokrat merasa dirugikan menyusul nama sejumlah kadernya tersangkut dalam kasus korupsi, terutama kasus suap di Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas. Diantaranya adalah Jero Wacik, Edhie Baskoro Yudhoyono, Sutan Bhatoeganna, dan Tri Yulianto.

"Pengaruh mungkin ada, tetapi tidak signifikan. Partai Demokrat tegas memberikan sanksi atas kadernya yang terkait masalah korupsi," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Nurpati saat dihubungi di Jakarta, Jumat (29/11/2013).

Terkait disebutnya nama Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam persidangan kasus SKK Migas, Andi menjamin bahwa Ibas tidak mungkin turut serta atau terlibat dalam permainan proyek-proyek.

Jika ada pihak yang mengaku mengenal Ibas, kata Andi, hal itu sangatlah wajar, mengingat Ibas adalah salah satu figur penting di Partai Demokrat dan juga putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kalau soal kenal bisa saja kenal siapa saja, biasa aja. Apalagi misalnya Mas Ibas itu pengurus partai, mesti membuka diri untuk berkenalan dengan siapa saja," sangkalnya.

Sementara itu, terkait dengan dugaan keterlibatan Menteri ESDM Jero Wacik, menurut Andi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menjelaskan kepada publik, apa sebenarnya yang ingin digali dari Jero.

"Kita tentu menyerahkan penuh pada proses hukum, biarkan berjalan. Itu konsekuensi daripada tugas beliau jadi menteri, bisa saja KPK meminta penjelasan tentang mekanisme SKK Migas," ujarnya.

Sedangkan untuk Sutan Bhatoeganna, yang disebut pernah meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada tersangka kasus SKK Migas,  Rudi Rubiandini, Andi menyarankan agar Sutan segera menyampaikan klarifikasi.

"Mungkin perlu Pak Sutan klarifikasi kebenaran daripada masalah tersebut, kalau bentuk KPK yang paling tahu. Demokrat ingin sepenuhnya diselesaikan hukum," tutup Andi.
(crl)

Wednesday, 3 June 2015

apa itu Test Kompetensi Dasar (TKD) CPNS 2014 ?

Test Kompetensi Dasar adalah test untuk mengukur kemampuan dasar yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan sesorang jika dia bekerja atau memangku jabatan sebagai PNS. Materi Tes Kompetensi Dasar sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Materi test kompetensi dasar (TKD) meliputi :
[1] Test Wawasan Kebangsaan (TWK)
Test ini bertujuan untuk menilai kompetensi pelamar dalam hal penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi:
  1. Pancasila;
  2. Undang Undang Dasar 1945;
  3. Bhinneka Tunggal Ika;
  4. Negara Kesatuan Republik Indonesia (sistem tata Negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintahdaerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa indonesia secara baik dan benar).
[2] Tes Intelegensi Umum (TIU)
Test Intelegensi Umum ini bertujuan untuk menilai kompetensi pelamar CPNS dalam hal kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan logika, serta kemampuan analisis. Bagaimana pengertiannya ?, silahkan simak di bawah ini :
  1. Kemampuan Verbalyaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis :
    • Padanan Kata
    • Pengelompokan Kata
    • Sinonim
    • Antonim
  2. Kemampuan Numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka :
    • Tes Hitungan (Aritmatika)
    • Tes Logika Angka
    • Tes Seri Angka & Tes Seri huruf
    • TesAngka dalam Cerita
  3. Kemampuan Berpikir Logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis.
  4. Kemampuan Berpikir Analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik :
    • Tes Logika Umum
    • Tes Simpulan Silogisme
    • Tes Analisa Pernyataan
    • Tes Logika Cerita
[3] Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Test karakteristik pribadi ini bertujuan untuk mengenal karakter, kepribadian dan tingkat emosional pelamar, detailnya meliputi sebagai berikut :
  1. Integritas diri;
  2. Semangat berprestasi;
  3. Kreativitas dan inovasi;
  4. Orientasi pada pelayanan;
  5. Orientasi kepada orang lain;
  6. Kemampuan beradaptasi;
  7. Kemampuan mengendalikan diri;
  8. Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas;
  9. Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan;
  10. Kemampuan bekerja sama dalam kelompok, dan
  11. Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Tes Kompetensi Dasar (TKD)

Berikut ini sedikit tips dan trik menempuh Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan system CAT yang mungkin bisa temen-temen terapkan dalam menghadapi Tes CPNS 2015. Tips ini saya dapatkan dari buku yang saya beli karangan dari Bimbel AKSES, Bintaro, Tangerang Selatan


Trik:
  1. Cari tahu mengenai penerimaan tes CPNS dengan sistem CAT sebelumnya dari kolega-kolega dan teman kerja yang tahun lalu  mencoba tes tersebut. 
  2. Setelah mengumpulkan semua informasi paling tidak kamu sudah mengetahui gambaran besar tentang tes yang akan kamu hadapi nanti.
  3. Cari, kumpulkan dan beli buku yang mempunyai soal-soal yang berkaitan dengan penerimaan tes CPNS. Di internet juga banyak, googling aja dah. Kalau beli buku, usahakan cari yang ada pembahasan soalnya + materi nya. Hal ini bisa dijadikan sarana belajar yang gurih, karena kalo kita sudah paham konsep (materinya), mau dibikin soal yang bagaimana pun, Insya Allah tetep bisa.  
  4. Nih tips dari saya : Cari kenalan mahasiswa semester akhir dari Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) di Indonesia seperti Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Intitiut Perguruan Dalam Negeri (IPDN), AMG, dll. Karena setelah lulus (bahkan belum lulus pun) mereka akan menempuh Tes Kompetensi Dasar juga. Namanya juga mahasiswa, yang notabenne masih tergolong rajin, mereka pasti punya koleksi soal-soal Tes Kompetensi Dasar dan tips dari kakak kelas mereka (yang udah TKD duluan)  sebagai persiapan mereka menghadapi TKD. Nah, silakan dirampok hehehe
  5. Perbanyak latihan dengan kumpulan soal yang benar-benar sesuai dan sudah dilakuan revisi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  6. Latih otak kamu berpikir lebih cepat dengan menjawab soal TKD, caranya dengan berlatih mengerjakan soal dengan diberikan waktu pada simulasi. Ingat waktu yang diberikan buat ngerjain TKD nanti hanya 90 menit.
  7. Berlatih agar bisa lolos passing grade. TWK minimal benar 40%, TIU 50%, TKP 60%. Nilai akumulasi minimal 275.
  8. Buat rangkuman catatan dan materi terutama dalam Tes Wawasan Kebangsaan seperti:
    - Sejarah Pancasila mulai dari BPUPKI sampai sekarang
    - Pancasila sebagai ideologi, dasar negara, dan pandangan hidup bangsa
    - UUD 1945
    - Masa Kerajaan
    - Masa Penjajahan Belanda, Inggris, Jepang, Orde Lama, Orde Baru- sekarang ( di wikipedia lengkap banget)
  9. Latihan mengerjakan TKD dengan urutan mengerjakan dan Waktu Pengerjaan
    - TKP (15-20 menit)
    - TWK (20-30 menit)
    - TIU (40-45 menit)
    (kerjakan soal yang dirasa paling mudah dan jangan terpaku pada satu soal)
Tips:
  1. Cari kolega dan teman seperjuangan dalam menempuh ujian, karena itu sangan membantu dalam memperoleh informasi baru, bertukar pikiran dalam memecahkan soal-soal yang dianggap sulit dalam TKD
  2. Tanamkan pada diri Anda bahwa "Tes CPNS itu mudah, Be Possitive". Renungkan bahwa pendaftar Tes CPNS itu jutaan. " Aku dan mereka punya tekad yang sama, keinginan yang sama. Namun yang membedakan aku dan mereka adalah USAHAKU"
  3. Sebelum tes jangan lupa sarapan dan hindari makanan pedas yang menyebabkan gangguan pada saat tes. Sebelum masuk ruangan segera selesaikan urusan "Toilet" ya ^^
  4. Banyak belajar, dan Jangan lupa Berdoa
  5. Last, jangan lupa minta restu kedua orang tua.
Selamat Berjuang kawan... 

TUJUAN MANCING DI KALIMANTAN SELATAN

Wilayah Kalimantan Selatan sebagian memiliki kondisi geografis alami untuk mancing mania berupa aliran sungai-sungai besar, rawa-rawa serta dataran rendah pasang surut yang telah memberikan pengaruh terhadap salah satu pola pencaharian masyarakatnya yaitu dengan mencari ikan. Beberapa cara yang lazim dipergunakan masyarakat Banjar dalam mencari ikan adalah dengan malunta, malukah, marengge ataupun maunjun. Malunta adalah cara menangkap ikan dengan menggunakan jaring yang dilempar ke sungai, lukah atau bubu adalah sejenis jebakan ikan terbuat dari anyaman bilah-bilah bambu yang dipasang di sungai atau rawa, marengge adalah menangkap ikan dengan menggunakan semacam jaring yang dibentang dengan menggunakan kayu atau bambu kemudian ditenggelamkan ke dalam sungai serta sesekali diangkat dengan menggunakan tangkainya, sedangkan maunjun adalah berasal dari kata unjun yang berarti pancing atau memancing ikan.
Diantara beberapa cara menangkap ikan tersebut yang paling populer dan digemari masyarakat adalah maunjun, karena cara ini relatif lebih mudah dan simple dilakukan oleh semua orang serta tidak memerlukan keahlian khusus. Kegiatan mencari ikan dengan cara maunjun saat ini bukan semata-mata untuk mencari penghasilan, akan tetapi banyak pula orang yang melakukan kegiatan maunjun sebagai sebuah hobi atau kegemaran. Dan kegiatan maunjun ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat Banjar asli, namun juga dilakukan oleh para pendatang di tanah Banjar. Sehingga kemudian muncul istilah bubuhan paunjunan yang berarti sekelompok orang atau kaum yang memiliki kesamaan kegemaran yaitu memancing ikan atau maunjun
Meskipun cukup sederhana, peralatan maunjun pun harus disesuaikan dengan sasaran ikan yang ingin didapatkan serta lokasi memancing. Secara umum alat unjun terdiri atas empat bagian pokok yaitu tantaran unjun (joran), tali unjun (senar), kawat unjun (mata pancing) serta umpan unjun. Lokasi maunjun pun secara umum dibedakan menjadi dua kategori lokasi yaitu maunjun di aliran sungai besar dengan sasaran ikan Baung, Lais, Patin, Saluang, Kalui dan lain-lain. Sedangkan lokasi maunjun yang kedua adalah di areal danau atau rawa pasang surut dan pahumaan dengan sasaran ikan Haruan, Papuyu, Sapat Siam, Biawan, Toman dan lain-lain.
Jenis umpan maunjun pun dibeda-bedakan menurut lokasi paunjunan, apabila maunjun di aliran sungai besar umpan yang dipakai adalah cacing tanah, wadai gabin atau konsentrat pakan ikan yang diramu hingga dapat dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan kalis. Sedangkan bila maunjun di danau atau rawa pasang surut umpan yang dipakai adalah cirat, wanyi, ulat bumbung, atau anak karangga yang diramu dengan getah pohon karet dan minyak kelapa.
Beberapa cara maunjun yang sering dilakukan oleh bubuhan paunjunan adalah; Mamaer yaitu cara memancing ikan dengan menggunakan joran panjang sekitar 4 – 5 meter, tali senar dengan ukuran besar, mata kail khusus haruan serta menggunakan umpan cirat. Caranya adalah dengan menggerak-gerakkan secara dinamis umpan cirat di atas permukaan air, sehingga merangsang ikan yang agresif terutama jenis haruan atau toman untuk menyambar umpan tersebut. Mambanjur adalah cara memancing ikan dengan menggunakan joran sembarang kayu kecil sepanjang kurang lebih 1 m, tali senar ukuran besar, mata kail khusus haruan juga menggunakan umpan cirat. Caranya adalah dengan memasang banjuran yang jumlahnya bisa puluhan tersebut di sepanjang anak sungai atau rawa dan kemudian meninggalkannya untuk sementara waktu, apabila memasang banjur pagi hari biasanya banjuran akan ditengok pada waktu sore hari. Dan jenis ikan yang didapat dengan cara membanjur ini biasanya jenis haruan atau toman. Maunjun biasa dengan menggunakan joran pendek sekitar 2 – 3 meter, tali senar kecil sampai sedang, mata kail ukuran kecil hingga sedang serta menggunakan umpan wanyi, ulat, karangga atau jenis ramuan umpan lainnya.
Sebelum joran modern (joran antena) yang lebih praktis karena bisa dipanjang pendekkan yang terbuat dari bahan serat fiber atau carbonite banyak digunakan saat ini, tantaran unjun atau paer dibuat dari bambu utuh jenis Tamiyang dengan diameter pangkal 1 – 3 cm yang makin mengecil hingga ujungnya serta memiliki panjang sekitar 2 – 6 meter. Proses pembuatan tantaran unjun ini cukup unik, bambu yang baru ditebang biasanya tidak memiliki bentuk yang lurus antar buku ruasnya sehingga kurang nyaman dipakai, sehingga perlu proses lebih lanjut untuk meluruskan buku ruasnya. Proses pelurusannya adalah dengan cara memanaskan dengan api bagian buku-buku ruas yang bengkok tersebut kemudian sambil dilengkungkan sedikit demi sedikit ke arah yang diinginkan sehingga hasilnya tantaran unjun atau paer menjadi lebih lurus dan rapi serta tantaran siap digunakan, proses pelurusan ini disebut mangadang.
Jenis-jenis ikan yang jadi favorit serta menjadi semacam ‘supremasi’ tertinggi di dalam dunia bubuhan paunjunan untuk maunjun di daerah rawa adalah jenis haruan dan papuyu, apalagi bila ukuran ikan yang didapatkan tersebut lumayan besar yang biasanya digambarkan dengan ukuran telapak tangan untuk ikan papuyu atau pergelangan orang dewasa untuk ikan haruan. Sedangkan memancing di sungai orang akan senang bila mendapat ikan baung, patin atau lais.adapun tempat mancing di kalimantan selatan bagi para lelaki yang ingin beradu serta melatih kesabaran, dalam memancing di kalimantan selatan dengan spot pemancingan yang terkenal di antaranya di bawah ini, yaitu :
1. Serunya Memancing di Danau Riam Kanan
phoca_thumb_l_riam_kanan
Apakah ada diantara travelers tercinta yang hobi memancing? Pada kesempatan kali ini Pegipegi akan menghadirkan ulasan tentang salah satu spot memancing terbaik yang perlu kamu kunjungi. Ialah Danau Riam Kanan, yang terletak di Desa Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Alkisah, Danau Riam Kanan adalah waduk buatan yang dibangun dalam jangka waktu 10 tahun dengan membendung aliran 8 sungai yang bermata air dari Pegunungan Meratus. Bendungan yang diresmikan oleh Presiden Suharto pada tahun 1973 ini dibuat dengan menenggelamkan sekitar 9 desa di areal seluas 9730 hektar.
Kamu bisa mengunjungi Danau Riam Kanan dari Kota Banjarbaru dengan menggunakan kendaraan umum maupun pribadi sejauh 25 kilometer. Di sepanjang perjalanan kita akan dihibur oleh pemandangan eksotis berupa bukit-bukit terjal di sisi kanan dan kiri jalan. Persawahan dan perkampungan yang sesekali terlihat di balik rimbunnya pepohonan. Dibandingkan Pulau Jawa, tingkat kepadatan penduduk di Pulau Kalimantan jauh lebih rendah. Jadi jika kamu merupakan penduduk pribumi Pulau Jawa yang telah bosan memandangi riuh rendah dan penuh sesaknya kehidupan kota, kunjungan ke Danau Riam Kanan akan dapat sedikit mengobati kejenuhan kamu.
Sesampainya di lokasi, kamu dapat menyewa perahu klotok (semacam perahu motor) untuk melakukan perjalanan mengelilingi danau, memancing, atau mengunjungi Pulau Pinus yang terletak di tengah Danau Riam Kanan. Harga sewa perahu klotok cukup bervariasi, tergantung dari aktifitas yang hendak kamu lakukan. Jika kamu berniat untuk memancing, harga sewa tentu akan sedikit lebih mahal karena, menurut pengalaman pribadi, kadang kita tidak berhasil mendapat satu ekor ikan pun di satu spot sehingga harus beberapa kali berpindah tempat hingga mendapatkan tangkapan yang memuaskan. Beberapa perahu klotok biasanya dilengkapi dengan ‘fasilitas’ berupa kompor gas kecil dan peralatan memasak. Jadi kamu dapat langsung memasak dan menyantap ikan hasil tangkapan sambil duduk terayun-ayun dalam perahu di tengah danau.

danau riam kanan
Sunyinya suasana, rimbunnya pepohonan, hanya sesekali terdengar suara burung dan tenangnya air membuat waktu seolah berhenti sejenak untuk membiarkan kamu berlama-lama menikmatinya.  Tips dari kami, dianjurkan agar kamu mengunjungi Danau Riam Kanan beserta rombongan maupun keluarga agar menghemat ongkos sewa perahu.
Kuliner khas dari Danau Riam Kanan, tentu saja, adalah berbahan dasar aneka ragam jenis ikan air tawar yang merupakan endemik danau dan mungkin akan jarang kamu jumpai di Pulau Jawa, misalnya ikan patin dan ikan puyau. Kamu bisa mencicipi sajian ikan bakar, salah satu menu yang paling umum ditawarkan sejumlah warung di sekeliling danau. Atau, kamu dapat mencoba masakan daging rusa yang juga merupakan kuliner khas Danau Riam Kanan. Rusa memang termasuk salah satu jenis satwa yang dilindungi, namun binatang ini sengaja diternakkan oleh masyarakat setempat untuk keperluan konsumsi.
Selamat memancing!

2. Pemancingan Di Daerah Tapin

Hai sobat blogger selamat datang di dunia pemancingan, rantau mancing mania mengkhususkan pemancingan seputar daerah rawa~rawa yang ada di Kab. Tapin Kalimantan Selatan.
Adapun ikan yang biasa kita pancing cuman seputar ikan papuyu, haruan, sepat siam, kapar dan pancing yang kita gunakan cuman 2 jenis yaitu pancing model fiber yang panjangnya bervariasi mulai dari ukuran 3,60 cm - 4,50 cm - 5,50 cm & 6,30 cm dan pancing model tradisional seperti paring(bambu kecil panjang) lentur dan kuat jadi sebelum menggunakan pancing jenis paring / bambu biasanya kata orang tapin sini di kadang ( paring dipanaskan diatas bara kayu dibentuk / di ratakan sehingga enak untuk digunakan). Pancing bambu ini biasanya mempunyai panjang sekitar 7 meter lebih dan digunakan untuk memancing ikan haruan atau istilah orang tapin "mamair". Umpan untuk mamair ikan haruan biasanya menggunakan umpan kodok yang di kaitkan di mata kail.mungkin sudah cukup acara perkenalannya - okey kita lanjut ceritanya seputar spot~spot pemancingan yang ada di kab. tapin. Secara garis besar spot~spot pemancingan berada di daerah seperti :
1. Parigi
2. Gadung
3. Masta
4. Sungai Kandang
5. Rawa muning, meliputi rawa muning 1,2 & 3 + batang banyu & pulau jungkal
6. Sungai kajang
7. Pandahan
8. Hiyung
9. Sungai tungkit
10. Margasari
11. Hasnur Sawit Farm
12. dll
pada kesempatan lain kami akan membahas satu persatu spot~spot ini secara detil dan menyeluruh sehingga info ini bermanfaat bagi mancing mania yang kebetulan atau sengaja ingin mamancing ke daerah tapin, salam.
2. Sensasi Mancing Di Air Terjun Riam Hanai (loksado)
Bagi pemancing yang tinggal di perkotaan, apalagi kota-kota besar seperti Jakarta, tentu tidak pernah membayangan kemungkinan mancing di air terjun. Apalagi bagi mereka yang melihat air terjun pun belum pernah, bagaimana keberadaan air terjun di lokasi alam aslinya.
Betapa indahnya dimata dan hati mereka yang mengerti arti mensyukuri karunia dan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa yang telah menciptakannya untuk dinikmati. Suatu pengalaman baru yang sangat berkesan bagi pemacing yang baru pertama kali mengalami mancing di air terjun.
Kalimantan Selatan yang memiliki luas wilayah 36.985 Km2 terdiri dari berbagai jenis kondisi geografis yang beragam. Mulai dari dataran tinggi penggunungan Meratus, hutan hujan torpis, dataran rendah yang terbentang di pinggiran, pantai dengan berbagai bentuk pesisirnya, tanah gambut dan rawa potensial yang tak terhingga luasnya serta sungai-sungai dari berbagai ukuran. Demikian pula Kalimantan Selatan memiliki banyak objek wisata alami yang belum tersentuh oleh modernisasi sehingga nilai alamiahnya masih terasa sangat utuh. Kondisi ini justru merupakan daya tarik bagi wisatawan domestik maupun manca negara yang menggemari petualangan di alam bebas yang ada di hulu Kalimantan Selatan. Penduduknya yang ramah dengan kesederhanaannya yang teguh memegang adat yang turun temurun dari leluhurnya. Hutan hujan tropis yang banyak menyimpan berbagai jenis kekayaan alam. Derasnya aliran sungai dengan terdapatnya banyak riam di sepanjang alirannya , sangat menantang untuk diarungi serta adanya air terjun yang pantas untuk dinikmati.

Di Wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan utamanya adalah penduduknya yang disebut suku Dayak Meratus yang ramah tamah dalam menyambut setiap kunjungan. Mereka tinggal beberapa keluarga dalam sebuah rumah adat yang disebut ”Balai” rumah besar yang ditopang oleh tiang-tiang tinggi, sungguh unik.
Kemudian wisata alamnya dengan merambah hutan dan sungai-sungai yang akhirnya berujung di beberapa air terjun yang ada. Di air terjun ini, para pemancing sejati dapat menyalurkan hobinya dengan sensasi mancingjenis ikan penghuni air arus deras.
Di bawah jatuhnya air terjun itu merupakan danau yang airnya langsung mengalir deras melalui sungai-sungai berbatu di bawahnya. Di danau ini antara lain hidup ikan dari jenis-jenis yang terbatas, antara lain Mangkih dan Jelawat. Ikan ini tidak menghiraukan gemuruhnya air yang jatuh di tempat hidupnya dari ketinggian yang lumayan.
Satu dari antara air terjun yang ada adalah air terjun Riam Hanai yang terletak di Desa Malaris Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan di kaki pegunungan Meratus.
Untuk mencapainya, dari ”Balai” Malaris, kita harus berjalan kaki naik turun jalan setapak dan menyebrangi sungai berbatu selama hampir satu jam.
Dengan udaranya yang sejuk di siang hari membuat para pengunjung tahan berlama-lama berada di sekitarnya. Bahkan bagi mereka yang senang mandi di danau di bawahnya akan merasakan dinginnya percikan air yang jatuh dari dari atas air terjun.
Ketika di danau tersebut tidak terdapat seseorang pun yang sedang mandi, saat itu juga acara mancing dapat dilakukan. Setelah sampai di lokasi, segera peralatan mancing yang telah dipersiapkan untuk memancing dikeluarkan. Pada acara ini, penulis menggunakan joran fiber sambung dua (two pieces rod) dengan reel, serta mata kail nomor 7 dengan timah pemberat (sinker) kurang lebih sebesar jari tangan berbentuk kerucut tanpa menggunakan pelampung (floating).

3. Pantai Batakan


Pantai Batakan terletak di desa Batakan kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), sekitar 125 kilometer arah timur dari Kota Banjarmasin (Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan). Untuk mencapai lokasi Pantai Batakan, dari Kota Banjarmasin relatif mudah karena kondisi jalannya cukup baik. Walaupun jalannya berkelak-kelok dan turun-naik, tetapi menyajikan pemandangan alam yang indah berupa barisan perbukitan yang menghijau, hamparan persawahan yang menguning, serta perkampungan nelayan yang berada di tepi pantai.
Pantai Batakan merupakan obyek wisata bahari yang terpadu dengan panorama alam pegunungan, karena di sebelah timurnya terdapat perbukitan pinus yang menjadi bagian dari Pegunungan Meratus. Di pantai ini pengunjung dapat mengelilingi pantai sambil menggunakan kuda sewaan, bersantai di bawah pohon cemara sambil menikmati keindahan pantai, atau menyaksikan panorama alam terutama saat matahari akan terbenam (sunset).
Pantai Batakan juga dilengkapi pula dengan fasilitas khas tempat rekreasi, seperti kamar mandi untuk bilas, rumah ibadah (masjid), panggung hiburan, cottage, restourant, penginapan, playground, hingga areal parkir kendaraan bermotor yang cukup luas.

4. Air Terjun Hamindrai
Air Terjun Hamindrai terletak ± 16 km dari kota Pelaihari, tepatnya di desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kab.Tanah Laut. Air Terjun Hamindrai
merupakan obyek wisata alam dengan panorama pegunungan yang mempunyai 3 (tiga) tingkatan air terjun dengan ketinggian ± 22 meter.
Di sekitar air terjun ini juga terdapat beberapa jenis burung dan tanaman anggrek hutan, dll yang berada di kawasan pegunungan Maratus. Selain itu juga bisa dikembangkan sebagai ekowisata (trakking, climbing, hikking), dll.



3. Pantai Takisung

Pantai Takisung adalah merupakan obyek wisata pantai yang mempesona dengan pemandangan pantai dengan aktivitas jual beli ikan segar maupun ikan kering langsung dari nelayan.


Pantai Takisung terletak di desa Takisung kecamatan Takisung yaitu sebelah barat wilayah Kabupaten Tanah Laut. Berjarak kurang lebih 22 km dari kota Pelaihari atau kurang lebih 87 km dari ibu kota Kalimantan Selatan yaitu Banjarmasin. Meskipun Pantai Takisung merupakan Laut Jawa, namun ombaknya tidak besar seperti halnya pantai selatan pulau Jawa. Sehingga aman untuk wisata maupun menjadi pemukiman.
Sebagai objek wisata, Pantai Takisung bisa digolongkan obyek wisata pantai yang mempesona dengan pemandangan pantai yang dikelilingi oleh pohon-pohon kelapa dengan pasirnya yang coklat seperti air lautnya (untuk identifikasi airnya, yaitu dari hasil observasi didapatkan pH airnya 9 yang tergolong basa dengan suhu 250C dan kecepatan aliran airnya sebesar 1927 rpm, sedangkan tingkat kecerahan airnya sebesar 32 cm), ditemanin banyak pasar-pasar yang menjual jajanan khas pantai, mulai dari ikan asin, hiasan kerang, udang, ikan, sampai terumbu karang langsung dari nelayan. Ditambah lagi Pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang terus mempoles objek wisata ini melalui pembangunan sejumlah fasilitas umum yang tak dimiliki objek wisata pantai lainnya. Diantaranya, selter, panggung permanen, rumah makan (belum dioperasionalkan), dan penginapan.

4. Air Terjun Bajuin

Air Terjun Bajuin terletak 10 km dari kota Pelaihari tepatnya di Desa Sei Bakar Kabupaten Tanah Laut atau 75 km dari kota Banjarmasin ibukota Kalimantan Selatan.
Air terjun Bajuin yang meiliki panorama pegunungan yang sangat indah
Air terjun Bajuin yang mengalir dengan derasnya
Air Terjun Bajuin memiliki panorama pegunungan yang indah dan eksotik. Air terjun Bajuin ini terletak di kawasan lereng pegunungan Meratus serta ditingkahi kencangnya angin yang menyebabkan air terjun seolah-olah menari-nari dari atas puncaknya menuju ke bawah.

5. Air Terjun Habulu

Air Terjun Habulu terletak di desa Tanjung Kecamatan Bajuin, ± 17,5 km dari kota Pelaihari.
Wisata Alam Air terjun dengan panorama di ketinggian pegunungan dan mempunyai 2 (dua) tingkatan ketinggian. Air terjun ke 1 dengan ketinggian ± 19 meter dan Air terjun ke 2 mempunyai ketinggian ± 111 meter. Selain air terjun, terdapat juga beberapa jenis burung dan tanaman anggrek hutan.









6. Goa Marmer
Objek wisata Goa Marmer terletak di desa Sei Bakar Kecamatan Bajuin Pelaihari. Objek wisata Goa Marmer dapat ditempuh dengan berjalan kaki ± 30 menit dari Air Terjun Bajuin, atau ± 10 km dari kota Pelaihari.
Goa Marmer memiliki keunikan karena dinding goa banyak terdapat batu marmer yang biasa digunakan untuk ubin rumah dan bentuk atas goa seperti kubah masjid. Di dalam goa juga terdapat kehidupan binatang malam seperti kelelawar, burung, ular, monyet, laba-laba goa, ikan pentet, dll.







Goa Macan / Liang Babau

Goa Macan / Liang Babau terletak di desa Tanjung kecamatan Bajuin, berjarak ± 19 km dari kota Pelaihari.
Obyek Wisata Alam ini merupakan objek wisata goa yang memiliki aroma tidak sedap (babau=bahasa Banjar), berada di kawasan pegunungan Meratus
Goa ini terbentuk dari batu marmer, dan mempunyai aliran sungai kecil yang terdapat di dalam goa.
Di sekitar goa terdapat beberapa hewan seperti kelelawar, ular, monyet merah (Kelahing), laba-laba goa, tikus putih, landak, ayam hutan dan macan, dll.

Pantai Swarangan

Pantai Swarangan terletak di desa Swarangan kecamatan Jorong. Aksesibilitas ke obyek tersebut dapat ditempuh melalui transportasi darat dengan jarak tempuh ± 52 km dari ibukota Kabupayen Tanah Laut ( Pelaihari), atau 117 km dari kota Banjarmasin ibukota Kalimantan Selatan.
Merupakan objek wisata pantai dengan berbagai sarana pendukung, menyaksikan matahari terbit. Mempunyai daya dukung dengan gelombang air laut cukup besar. Wisata pantai dengan tumbuhan pohon bakau, sarana panggung hiburan, publik toilet. Daya dukung atraksi wisata bahari dengan besar gelombang serta kejernihan air laut.
Aktivitas olah raga yang bisa dilakukan di pantai ini, yakni berenang, memancing, dan berselancar. Atau aktivitas yang simpel yakni berjemur santai di bibir pantai sambil menikmati panorama alam pantai.
Selain panorama pantai, anda juga bisa menjernihkan mata kita dengan melihattumbuhan pohon bakau yang masih berwarnaatau melihatsarana panggung hiburan, dan publik toilet.
Kejernihan air laut merupakan daya tarik utama bagipara wisatawan yang berkunjung ke lokasi tersebut. Di mana tempat tersebut ramai dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara di waktu hari liburan.
Pantai Swarangan terletak di Desa Swarangan, Kecamatan Jorong. Dapat ditempuh melalui transportasi darat dengan jarak tempuhkurang lebih52 km dari ibukota Kabupaten Tanah Laut, atau sekitar 117 km dari kota Banjarmasin ibukota Kalimantan Selatan.


Sayang keindahan pantai ini harus di nodai dengan pungutan liar orang yang tidak bertanggung jawab dengan mengenakan tarif masuk semuanya,ane sendiri juga pernah jadi korban disitu dengan membayar biaya masuk 2 kali, jadi hati-hati bagi anda yang ingin berkunjung kesana,harus memperhatikan yang mana yang petugas dan mana yang preman...hehehe, kalau gak ingin membayar masuk 2 kali. Kalau ane perhatikan memang tidak ada upaya pemerintah untuk mengelola objek wisata ini, hal ini masih terlihat dengan masih semrawutnya penataan sarana- sarana pendukung, apalagi pada saat libur banyak sekali warung-warung dadakan dan kamar mandi myang yang muncul tanpa memandang tata letaknya, sehingga dapat mangganggu pemandangan.


Pantai Batu Lima

Pantai Batu Lima terletak di desa Kuala Tambangan kecamatan Takisung, dari ibukota Kabupaten Tanah Laut (Pelaihari) berjarak ± 35 km. sarana yang tersedia di objek ini seperti : Play Ground, Shelter dan Cottage yang berjumlah 18 buah. Menurut legenda, lima buah batu tersebut sebagai tempat pemandian 5 orang putri (Upacara Adat Mandi Badudus).


Pantai Tanjung Dewa
Pantai Tanjung Dewa terletak di Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut. Hanya dengan menempuh jarak sekitar 100 km dari kota Banjarmasin maka kita sudah tiba di pantai Tanjung Dewa. Jarak yang tidak terlalu jauh ini memungkinkan kita untuk dapat berakhir pekan ke pantai Tanjung Dewa ini kapanpun kita mau. Perjalanan menuju pantai Tanjung Dewa ini sangat tidak membosankan karena kita akan melintasi areal persawahan dan pegunungan yang hijau dan indah. Sangat cocok untuk melepaskan kepenatan terhadap rutinitas harian kita.Beberapa pantai di Kalsel lebih menonjolkan pesona pasirnya, namun pantai Tanjung Dewa sedikit berbeda yaitu dengan keindahan karangnya yang lebih mempesona.


Pantai Tanjung Dewa memiliki 2 bagian, ada bagian yang berpasir dan ada juga yang berkarang. Jika kita duduk di atas salah satu karangnya, maka sangat tepat untuk menikmati landscape pantai dan laut secara bersamaan. Tidak hanya itu saja, selain bisa menikmati keindahan laut dan pantai kita juga bisa menikmati keindahan pegunungan dari kejauhan. Saat cuaca cerah lekuk-lekuk gunung akan sangat jelas terlihat.

Air Terjun Balangdaras
Air terjun Balangdaras terletak 25 km dari kota Pelaihari tepatnya di desa Tanjung kecamatan Bajuin Pelaihari.

Air terjun Balangdaras memiliki panorama pegunungan yang indah dan eksotik. Berada di ketinggian pegunungan dengan ketinggian ± 45m Air Terjun Balangdaras berada di kawasan pegunungan Maratus.
Kerbau Rawa Banua Raya
Menyusuri sungai dan rawa untuk menyaksikan kumpulan hewan kerbau rawa liar. Kerbau rawa ini jumlahnya 180 ekor yang mana biasanya mereka berada di kawasan hutan yang ditumbuhi banyak pohon galam. Wisata sungai dengan pemandangan gunung dan areal persawahan. Terletak 26 km dari kota Pelaihari atau tepatnya di Desa Benua Raya Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut.


Daya dukung lingkungan yang berada di antara pegunungan dengan pengembangan wisata memancing dan berperahu.
Bekantan
Wisata Bekantan terletak di desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari, berjarak ± 15 km pusat kota Pelaihari. Hewan Bekantan sebagai maskot Kalimantan Selatan merupakan hewan langka yang mesti dilindungi.
Untuk menuju ke kawasan ini, bisa menyusuri sungai Panjaratan dengan naik perahu motor yang jaraknya ± 3 km. Selain Wisata sungai, Anda juga bisa menikmati pemandangan gunung, areal perkebunan kelapa sawit, dan persawahan.
Gunung Karamaian
Gunung Keramaian ini terletak di desa Ujung Batu kecamatan Pelaihari, ± 58 km dari Kota Banjarmasin. Gunung ini merupakan obyek wisata alam.

Bukit Kayangan
Bukit Kayangan memiliki pesona yang memukau dengan pemandangan perbukitan dan hamparan perkebunan Kelapa Sawit.

Aksesibilitas darat dapat ditempuh ± 55 km dari Kota Banjarmasin tepatnya di desa Ambungan sebelum kita menuju/memasuki Kota Pelaihari tentunya melewati objek wisata tersebut. Sarana yang tersedia saat ini berupa tempat ibadah (Mushola), dan jenis wisata yang bisa dikembangkan berupa wisata MICE (Wisata Meeting and Conference).
Wisata Alam Pedesaan panyipatan
Desa Panyipatan yang terletak di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut merupakan tempat obyek wisata khas alam pedesaan.
Usaha tani yang masih diterapkan secara tradisional tanpa pupuk anorganik dan keasrian alam gi kawasan sentra pertanian (padi lokal).
Area penanaman padi di Panyipatan mencapai ratusan hektare. persawahan itu menjadi satu dengan tiga desa tetangga, Telaga Langsat, Kandangan Baru, dan Batu Tungku.
Kawasan pertanian tersebut juga menyimpan kekayaan hayati yang beragam. Terdapat rawa dalam yang menyimpan ikan air tawar khas Kalimantan, antara lain, papuyu dan haruan (gabus).
Selain populasinya sangat banyak, ukurannya juga besar-besar. Desa Panyipatan memiliki potensi wisata alam terpadu yang eksotis.

WISATA BUATAN
Taman Mina Tirta
Keindahan di Taman Mina Tirta Pelaihari waktu siang, sungguh nyaman untuk tempat beristirahat dan santai sejenak sambil menikmati keindahan panorama kolam di Taman Mina Tirta ini. Selain ada taman bermain anak-anak, taman bunga, juga ada sarana rekreasi berupa perahu sewa berbentuk angsa untuk bersenang senang mengitari kolam Taman Mina Tirta Pelaihari ini.

Selain itu, bagi kamu yang hobi mancing juga bisa menyalurkannya disini. Disekitar Taman juga ada sejumlah pedagang yang menyediakan beraneka minuman segar, tempat yang sangat cocok bagi kamu yang mau ber istirahat sejenak. Bagi kamu yang dari Kota Baru, Kintap dan sebagainya yang hendak bepergian ke Kota Banjarmasin, bisa mampir dan istirahat sebentar di taman ini, tempatnya tidak jauh dari simpang perkantoran Pemda Tanah Laut.
Taman Kijang Kencana
Letak taman ini berada di tengah kota Pelaihari, tepatnya di kelurahan Pelaihari kecamatan Pelaihari. Taman yang selalu dikunjungi oleh muda-mudi, tak hanya itu para orang tua dan yang ingin menikmati asrinya Taman Kijang Kencana.

dapat dijumpai di sekitar taman sambil menikmati indahnya kota Pelaihari
Menara Pengawas Tentara Jepang
Menara Pengawas Tentara Jepang berada di desa Sei Bakar Kecamatan Bajuin, berjarak ± 11 km dari kota Pelaihari. Menara Pengawas ini merupakan kawasan wisata sejarah peninggalan tentara Jepang pada masa perang dunia ke II.
Kawasan wisata menara pengawas Jepang ini berada dalam kawasan goa Marmer yang mempunyai nilai sejarah pada masa perang dunia ke II sebagai tempat tentara Jepang mengintai musuh.
Di sekitar kawasan ini terdapat juga beberapa hewan seperti kelelawar, burung, ular, monyet, dan di kelilingi view batu-batu cadas disekitar bunker Jepang tersebut.
Taman Hutan Kota
Taman hutan kota ini terletak di kelurahan Angsau kecamatan Pelaihari. Pohon yang ditanam cukup bervariasi yang sebagian besar adalah pohon berkayu hutan tropis. Diantaranya adalah jenis mahoni. Pohon yang memiliki nilai ekonomis ini akan melengkapi dan dimungkinkan sebagai pengganti pepohonan yang ada di hutan kota yang umumnya masih didominasi akasia.

WISATA RELIGIUS
Pulau Datu (Makam Datu Pamulutan)
Pulau Datu adalah pulau kecil yang terdapat di dekat Pantai Batakan, kecamatan Panyipatan, Tanah Laut, Kalsel.
pulau datu
Dinamakan pulau Datu karena di pulau tersebut terdapat makam seorang datu (sunan/penyebar agama Islam) yang dikenal dengan sebutan Datu Pamulutan, yang dahulu punya kegemaran menangkap burung dengan pulut (getah).

Datu Pamulutan ini bukan nama asli beliau melainkan hanya sebutan/gelar yang diberikan masyarakat karena semasa hidup beliau suka mamulut (cara berburu dengan menggunakan getah, biasanya untuk berburu unggas) burung. Menurut cerita warga setempat dahulunya pulau Datu dan pantai Tanjung Dewa merupakan satu kesatuan, namun karena proses alam maka akhirnya pulau Datu dan pantai Tanjung Dewa terpisah.
Jika kita ingin ke Pulau Datu kita tinggal menyewa perahu yang ada disana. Kita tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam karena biayanya tidak terlalu mahal. Berdasarkan kalender wisata pada bulan Maret ini akan dilaksanakan haul Datu Pamulutan di desa Tanjung Dewa tersebut. Selain bisa menikmati wisata alam kita juga bisa menikmati wisata religius disana. Bagi yang beruntung, di sekitar Pulau Datu juga akan ditemui beberapa ikan lumba-lumba berkeliaran.
Manaqib Datu Pamulutan
Datu Pamulutan sebenarnya bernama Sultan Hamidinsyah yang berasal dari Batang Banyu Mangapan Martapura, sehingga nama M Thaher merupakan nama samaran dalam menjalankan tugas sebagai wali dan hamba Allah.
Sultan Hamidinsyah ini mempunyai adik yang bernama Sultan Ribuansyah yang juga seorang pengemban dakwah, dalam menyebarkan Islam mereka menempuh jalan masing-masing, yaitu Hamidinsyah atau Datu Pamulutan ke arah timur dan adiknya kearah barat.
Datu Pamulutan mempunyai seorang murid setia yang selalu mengiringi perjalanan beliau, namanya H Syamsudin yang mempunyai nama asli Bamasara. Syamsudin, menurut pendapat sebagian orang adalah penduduk asli Tanjung Dewa yang juga dimakamkan di Pulau Datu, posisinya lurus dihunjuran (bagian kaki) makam gurunya.
Didalam kubah datu pamulutan, masih ada dua makam lainnya, yaitu makam H Abdussamad dan H Jafri, mereka adalah dua bersaudara itu sebagai seorang guru agama dan pada saat wafatnya juga berpesan agar dimakamkan di pulau Datu.
Datu Pamulutan selama hidupnya senantiasa melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai seorang wali untuk menyebarkan agama, ia juga memiliki jiwa patroiotisme dan heroisme, terbukti dengan perannya dalam mengkoordinir masyarakat Desa Tanjung Dewa untuk mengusir penjajan Portugis.
Kemudian, dari semua kegiatan yang patut dicatat selama hidupnya, Datu Pamulutan mampu membagi waktunya untuk tiga kegiatan yang bukan pekerjaan mudah, yaitu menyebarkan agama kepada masyarakat, mengkoordinir masyarakat untuk melawan penjajah yang ingin mendarat melalui pantai muara Tanjung Dewa dan sekitarnya, juga tetap menjalankan hobinya memulut (menjebak, Red) burung di daerah Tanjung Dewa, sehingga dari sinilah ia mendapat gelar sebagai Datu Pamulutan.
Dalam perjuangan melawan penjajah yang sudah sempat memasuki Kota Bandarmasih, ia mempunyai anak buah, yaitu Patih Mulur dan Patih Matis yang bertugas di daerah Pulau Pinang, Datu Saliwah yang punya ciri muka hilang sebelah di Tabuniu, Pangeran Penyapu Rantau, Datu Sumpit Gunung Dewa, Panglima Dumalik Kandangan Lama di Kandangan Lama mempunyai sebuah senjata sakti yaitu parang jarum, karena terbuat dari sekarung jarum, Patih Singa di Tanjung Selatan. Patih Arjan di daerah perbatasan Sebuhur.
Yang cukup menonjol dalam hal ini masalah fanatisme beragama, benar- benar di laksanakan antara yang halal dan haram yang suci dan najis. Sehingga sebelum beliau wafat sudah sempat berpesan, bila kelak dipanggil oleh Allah agar dikuburkan di desa Tanjung Dewa.
Setelah berpesan, beliau menggaris batas tanah dengan ibujari kaki. Untuk membatasi tanah agar tidak tercemar dari hal-hal najis, seperti dikencingi anjing, apalagi sampai diinjak penjajah kafir.
Di sinilah tampak keramat beliau, tanah yang digaris lambat laun menjadi sungai kecil dan akhirnya menjadi lautan. Sehingga tanah yang digaris jadi pulau tersendiri. Datu pamulutan wafat dan dimakamkan di Pulau Datu tahun 1817 Masehi, sedangkan muridnya menyusul 8 tahun kemudian atau pada tahun 1825 Masehi.
Sebenarnya ia wafat di desa tempat tinggalnya di Martapura, kelak bila meninggal dimakamkan ke Tanjung dewa. Karena jalan waktu itu masih belum seperti sekarang, maka jenazah dibawa lewat sungai kemudian menyisir laut dengan menggunakan sampan. Di sini kembali terlihat karamahnya, sampan yang digunakan menurut pandangan orang awam bukanlah sampan yang layak untuk mengarungi lautan, karena kecil dan lagi bocor, sehingga ragu apakah sampai atau tidak.
Namun dengan ridho dan rahmat Allah akhirnya sampan bisa sampai ke Tanjung Dewa.
Sampai sekarang, tanah yang menjadi makam beliau terpisah dari daratan, berjarak sekitar 1,2 - 1,5 kilometer. Sekarang sudah ada dermaga yang cukup sederhana, pengelolaan makam sendiri dilakukan oleh pihak ahli waris dan kerabat H Syamsudin muridnya, Makam keramat ini juga sudah menjadi tempat wisata religius, memanjatkan doa untuk dirinya. Namun karena letaknya di dekat wisata Batakan. Kondisi tersebut memungkinkan masyarakat sekitar untuk mendapat penghasilan tambahan, yaitu mengantar peziarah menyeberang dengan menggunakan perahu.

PELUANG INVESTASI DI KALIMANTAN TENGAH




 
I.              GAMBARAN UMUM

A.    KONDISI GEOGRAFIS

1.      Luas Wilayah
Provinsi Kalimantan Tengah memiliki luas wilayah mencapai   + 153.564 km2 (persegi) atau 1,5 kali  luas pulau  jawa  terdiri:
-          Hutan belantara                                   126.200 km2
-          Rawa-rawa                                          18.125 km2
-          Sungai, Danau dan Genangan            4.563 km2
-          Tanah lainnya                                      4.676 km2

2.      Letak dan Batas Wilayah
Provinsi Kalimantan tengah memiliki  letak yang  sangat strategis yakni di  tengah-tengah pulau  Kalimantan  dan dapat dijadikan  sebagai  titik poros  penghubung / interconnection antara provinsi lainnya di pulau Kalimantan, disamping itu dekat dan berhadapan langsung  dengan laut/pulau jawa yang mana berpotensi  dan memberikan peran yang sangat besar  untuk pengembangan  perekonomian  kawasan  pulau Kalimantan di masa yang akan datang khususnya yang  menyangkut  kesepakatan gubernur sekalimantan untuk membangun jalan  trans  Kalimantan dan jalur kereta api  yang akan  merupakan  satu kesatuan dengan daya jalur  yang ada  di Kalimantan  wilayah  Malaysia dan  Brunei Darussalam  sehingga  merupakan  satu kawasan   pulau Kalimantan / Borneo.
Batas wilayah Provinsi Kalimantan Tengah meliputi :
-          Sebelah selatan berbatasan dengan provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.
-          Sebelah  selatan  berbatasan   dengan  laut jawa
-          Sebelah timur  berbatasan  dengan  provinsi  Kalimantan  Timur dan Selatan
-          Sebelah barat berbatasan  dengan  provinsi Kalimantan


-          Barat


-           

B.     PEMERINTAHAN
Provinsi Kalimantan Tengah meliputi wilayah atau terdiri dari 14  Kabupaten  dan 1 Kota antara lain :
1.      Kota Palangka Raya dengan ibukota Palangka Raya
2.      Kabupaten Kotawaringin Barat dengan ibukota Pangkalan Bun
3.      Kabupaten Kotawaringin Timur dengan ibukota Sampit
4.      Kabupaten Kapuas dengan ibukota Kula Kapuas
5.      Kabupaten Barito Selatan dengan ibukota Buntok
6.      Kabupaten Barito Utara dengan ibukota Muara Teweh
7.      Kabupaten Lamandau dengan  ibukota Nanga Bulik
8.      Kabupaten Sukamara dengan  ibukota Sukamara
9.      Kabupaten Seruyan dengan  ibukota Kuala Pembuang
10.  Kabupaten Katingan dengan  ibukota  Kasongan
11.  Kabupaten Gunung Mas dengan  ibukota Kuala Kurun
12.  Kabupaten Pulang Pisau dengan  ibukota  Pulang Pisau
13.  Kabupaten Barito Timur dengan  ibukota Tamiang Layang
14.  Kabupaten Murung Raya dengan  ibukota Puruk Cahu

C.    PENDUDUK
Jumlah penduduk Kalimantan Tengah + 1.834.365 Jiwa terdiri :
-          Laki-laki                                           935.526 Jiwa
-          Perempuan                                       848.834 Jiwa


POTENSI DAN PELUANG INVESTASI DI KALIAMTAN TENGAH


1. SEKTOR PERTANIAN



1.1  Tanaman Pangan
Luas Pengembangan Tanaman Padi sawah dan padi cadang masih rendah  jika  dibanding dengan  potensi  lahan  tersedia.
Luas padi sawah hanya memanfaatkan 28 %  dari luas  potensial seluas  464.848 ha. Sementara luas padi ladang  10% dari  luas  potensial 978.622 ha

1.2  Tanaman Holtikultura
Pengembangan komoditas pertanian tanaman pangan dan holtikultura  kedepan tidak hanya  peningkatan  produksi  tetapi  secara luas  mencakup perkembangan agribisnis yang dilaksanakan  secara terpadu  dan keseimbangan

Jenis Tanaman

Padi Sawah
Padi  Ladang
Palawija








Durian
Nenas
Pepaya
Pisang
Jeruk
Rambutan
Salak

Luas Lahan
Potensial
464.848 ha
978.622 ha
20.117 ha
Lokasi
Tersebar di 14 Kab/kota
2.      SEKTOR  PERKEBUNAN
Kalimantan tengah dengan luas + 153.564 km2. Berdasarkan peraturan daerah nomor 8 tahun 2003  tentang Rencana  Tata Ruang Wilayah  Provinsi  Kalimantan Tengah masih memungkinkan untuk pengembangan usaha di bidang perkebunan terutama pada Kawasan Pengembangan Produksi (KPP) dengan luas 2.789.108,89 ha dan kawasan pemukiman dan penggunaan lain (KPPL) seluas 1.920.054,97 ha dengan total potensi lahan 4.709.163,06 ha
Kelapa sawit
Kelapa
Karet
Cengkeh
Kopi
Lada
Kakao
Jambu mente
Nilam

4.709.163,06 ha
Tersebar di 14 kab/kota

3.      SEKTOR KEHUTANAN
Berdasarkan Rencana  Tata Ruang  Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang memungkinkan untuk  diusahakan  dan dimanfaatkan seluas  13.049.045,54 ha kawasan hutan dan 11.928.151,49 ha kawasan budidaya untuk tanaman kayu jati, kayu kteju, jelutung dll.






4.      SEKTOR KELAUTAN  DAN PERIKANAN
Provinsi  Kalimantan Tengah  yang memiliki perairan laut  dengan  panjang  + 750 km  di pengaruhi oleh pasang surut wilayah pantai terdapat hutan bakau yang berpotensi untuk budidaya air payau, sungai, danau dan rawa




5.      SEKTOR KEHEWANAN/ PETERNAKAN
Kalimantan tengah ditinjau  dari luas  wilayah  dapat memberikan  dukungan  yang memadai  bagi  pengembangan  peternakan

6.      SEKTOR PERINDUSTRIAN DAN PERDANGAN
Industri yang ada di Kalimantan tengah berupa: usaha perkayuan, karet, rotan, dll.
Peluang investasi  untuk  sektor  perindustrian  dan perdagangan  adalah  pengembangan  aneka industri  yang  mengolah  produk-produk  yang  bahan bakunya  dari hasil  pertanian,  perkebunan,  perikanan, pertambangan, kehutanan menjadi barang jadi


Hutan Tanaman industri (HTI) Limbah kayu dengan lembah industri
Reboisasi pemanfaatan  hasil  hutan  non kayu : rotan irit, rotan umbul, biji sengkawang , dammar, sarang burung, getah jelutung

Budidaya tambak, udang, kepiting  budidaya ikan  keramba
Penangkapan ikan di perairan laut penangkaran lobi-lobi, arwana, betutu




Sapi potong
Kambing
Ayam  petelor
Babi
Domba
Kerbau


Playwood, moulding, donsels, fingers,
karet
Rotan

212.000 ha
400.000 m3/thn
720.000 m3/ thn












84.400 ha














380.700 ha

Tersebar di 14 kab/kota














Tersebar di 14 kab/kota












Tersebar di 14 kab/kota





Tersebar di 14 kab/kota

7.      SEKTOR PERTAMBANGAN
Potensi pertimbangan  di Kalimantan tengah cukup  besar  dan mempunyai  peluang untuk diinvestasikan dengan cadangan batu bara yang tereka 1.217.953.912,8 ton dan 708.780.000 m3, pasir kuarsa 4.402.312.520 m3, emas 47.484.318 ton intan 1.700.000 ton dll

Gas bumi
Batu bara
Pasir kuarsa
Emas
zircon
Intan
Biji Besi
Batu Gamping
Koalin
Tanah  liat
Granit
Tembaga


Tersebar di 14 kab/kota

8.      SEKTOR PARIWISATA
Sektor pariwisata masih  banyak  kendala yang  dihadapi  terutama  pengembangan  kawasan  dan objek  wisata  yang ada  masih  belum  optimal   dikembangkan secara profesional



Wisata alam
Wisata budaya
Wisata Argo



Tersebar di 14 kab/kota




FAKTOR PENUNJANG INVESTASI

1.      PERHUBUNGAN DAN TELEKOMUNIKASI
            Perhubungan Darat
Peran dan fungsi  jalan  lintas Kalimantan baik poros selatan, tengah, utara sangat penting dan strategis bagi pengembangan dan kemajuan wilayah sebagai sarana penghubung antar/lintas propinsi, kabupaten/kota  serta  beberapa  kecamatan  yang ada  dalam upaya  membuka isolasi  bagi daerah-daerah  pedalaman/terpencil  yang  dimungkinkan untuk dibangun jalan darat.

            Perhubungan Laut dan Sungai
Perhubungan laut  yang ada  di Kalimantan Tengah  dikelompokkan  atas  pelabuhan  nasional,  pelabuhan regional dan pelabuhan lokal.  Perhubungan laut dan  sungai  merupakan  sub sektor  utama untuk  sarana  angkutan  yang ada  di Kalimantan Tengah

            PERHUBUGAN  UDARA
Di Kalimantan tengah terdapat  9 buah  bandara  udara  yang melayani  penerbangan  untuk  berbagai tipe  dan jenis pesawat  terbang, rute penerbangan nasional, antar provinsi, antar kabupaten













2.      TELEKOMUNIKASI
Telekomunikasi yang telah  beroperasi  di Kalimantan tengah  berupa telepon seluler  dan  Otomatis, stasiun RRI Palangka Raya, Stasiun TVRI, Stasiun Relay RCTI, Metro TV, SCTV, Stasiun Radio Swasta niaga dan amatir


3.      KETENAGALISTRIKAN
Sistem tenaga listrik  yang ada  di Kalimantan Tengah saat ini masih  didominasi  oleh  PT. PLN  melalui  pembangkit  listrik  tenaga  disel  dan juga  sebagian disuplai   dari PLTU  Asam-asam


4.      AIR BERSIH
Ketersediaan air bersih merupakan  salah satu penunjang  dalam  memacu peningkatan investasi  melalui PDAM yang mana pelanggan  terbanyak masih di didominasi  oleh  pelanggan rumah tangga

5.      PERBANKAN
Secara umum,  perbankan  di Kalimantan tengah  cukup  baik  dengan jumlah  7 bank  umum, 1 bank  perkreditan  dengan jumlah  jaringan  kantor bank  92 buah  dan BPR 1 buah





6.      PERHOTELAN
Di Kalimantan Tengah  terdapat  beberapa  hotel  terdiri dari   Hotel  Bintang 2 dan Hotel  Melati dan Resort Rimpun Sari yang dikelola oleh  Yayasan Susila Budi Dharma dengan fasilitas kolam  renang, lapangan teknis dan meeting centre



Jalan Nasional
Jalan Provinsi
Jalan Kabupaten/
kota










Pelabuhan nasional
Pelabuhan regional
Pelabuhan lokal








Bandara udara Tjilik Riwut
Bandara udara Iskandar
Bandara udara H.Hasan
Bandara udara Berangin
Bandara udara Sanggu
Bandara udara Kuala

Kurun
Bandara udara Dirung
Bandara udara Kuala Pembuang
Bandara udara Tumbang Samba


STO 12 buah
Wartel
Telepon umum







PLN  daya terpasang
Non PLN







PDAM






BPK Kalimantan Tengah
BRI
BTN
Bank Mandiri
Bank Indonesia
Bank BNI 46
Bank  Danamon
Bank  Muamalat



Hotel Bintang 2
Hotel melati
Resort Renjon Sari


1,707.57 km
1,050.26 km
6,708.27 km
100.13 km










7 buah
4 buah
1 buah








Palangka Raya
Pangkalan Bun
Sampit

Muara Teweh
Buntok
Gunung Mas

Puruk Cahu
Seruyan

Kasongan




37.459 SST
1.250 SST
253 SST







85.042 KW
16.810 KW







Terdapat di 14 kb/kota

















1 buah
60 buah
1  buah




ARAH DAN STRATEGI  KEBIJAKAN  PEMERINTAH  DAERAH


A.    ARAH DAN TUJUAN
1.      Mempertahankan  dan mengembangkan  investasi  yang  sudah ada
2.      Menambah dan mencari trik menarik investor  baru baik  lokal, nasional  maupun  asing
3.      Pemberdayaan  masyarakat  dan  ekonomi rakyat

B.     STRATEGI  KEBIJAKAN  DI  BIDANG  PENANAMAN MODAL
1.      Melakukan pemberian, pengawasan dan pengendalian proyek PMA/PMDN melalui  Satuan tugas (Satgas) terpadu  baik  tingkat  provinsi  maupun  kabupaten /kota  untuk menciptakan iklim investasi  yang lebih kondusif dan sehat.
2.      Memberikan jaminan  keamanan  dan  kepastian hukum  bagi investor
3.      Memberikan kemudahan pelayanan perijinan yang cepat, keringanan pajak, pembebasan pajak untuk  masa persiapan  dan konstruksi  (berupa  tax holiday) dari peraturan yang berlaku.
4.      Melakukan  promosi  ke dalam  dan  keluar negeri dengan mengikuti  event-event  pameran,  penyebaran booklet, leaflet melalui  perwakilan / kedutaan  Indonesia  dan Asing di  dalam dan luar negeri baik melalui  jasa  pos, website/ internet  dan email